Belum dapat yang anda cari? Coba ketik disini, kali aja dapat.....

| 1 comments ]

Perang Dunia II adalah salah satu perang yang banyak sekali memakan korban. Banyak sekali tulisan yang membahas tentang perang ini. Saya akan mencoba menampilkan kepada pembaca, timeline dari perang dunia II ini. Selamat menikmati!


* Latar Belakang dari PD II:- Benito Mussolini di Italia mempelopori gerakan fasvio de combatimento, dengan cita-cita membentuk Italia Raya diinspirasi oleh Kekaisaran Romawi masa lalu, Adolf Hitler, Jerman. Membentuk NAZI untuk membentuk Reich Ketiga. Dimana Reich I dilakukan oleh Charlegmane dan Reich II oleh Frederic Barbarossa. Sedangkan Tenno Meiji, Jepang. Fasis Militer.

* Time Line Perang Dunia II :
1932

13 Maret 1932, Hitler memperoleh 30% (11,339,446) suara sedangkan Hindenburg memperoleh 49% (18,651,497) suara dalam pemilihan Presiden.

10 April 1932, Hitler memperoleh 36% (13,418,547) suara sedangkan Hindenburg memperoleh 53% (19,359,983) suara dalam pemilihan Presiden lanjutan.

Juli 1932, Partai Nazi memperoleh 230 kursi dan menjadikannya partai terbesar di Reichstag (DPR-nya Jerman).

1933

30 Januari 1933, Hitler menjadi Kanselir Jerman.

27 Febuari 1933, Reichstag (Parlemen) terbakar, Hitler menuduh Komunis sebagai penyebabnya dan Yahudi komunis sebagai dalangnya.

5 Maret 1933, Nazi memperoleh 43,9% suara dan berkoalisi dengan "German People's Party"

12 Maret 1933, Kamp Konsentrasi pertama dibuka di Oranienburg bagian luar dari Berlin.

23 Maret 1933, Pengubahan Undang-Undang diizinkan, memberikan Hitler kekuatan penuh dan segera menjadi Diktaktor Jerman.

1 April 1933, Nazi memboikot toko-toko milik orang Yahudi.

10 Mei 1933, Nazi mengumpulkan buku-buku dari seluruh Jerman yang ide nya tidak sejalan dengan Jerman termasuk ide dari Yahudi kemudian membakarnya.

Juni 1933, Nazi mulai membuka dan mengoperasikan Kamp Konsentrasi Dachau.

14 Juli 1933, Partai Nazi mendeklarasikan diri sebagai satu-satunya partai resmi di Jerman.

14 Oktober 1933, Jerman keluar dari Volkenbond atau League of Nations atau Liga Bangsa-bangsa.

30 Juni - 1 Juli 1933, The "Night of the Long Knives." Pembersihan berdarah dalam rangka menyingkirkan lawan-lawan politik yang dianggap potensial termasuk membubarkan SA (Sturmabteilung) dan mengeksekusi mati pemimpinnya Ernst Roehm kemudian mendirikan SS yang di pimpin oleh Heinrich Himmler.

25 Juli 1933, Kanselir Austria Engelbert Dollfuss dibunuh oleh anggota Nazi Austria dalam upaya kudeta yang mengalami kegagalan. Kurt Schuschnigg menjadi Diktaktor baru Austria.

2 Agustus - Presiden Jerman Paul Von Hindenburg meninggal dunia dalam umurnya yang ke-86.

19 Agustus - Hitler menggantikan Hindenburg sebagai Presiden merangkap Kanselir sehingga mendapat julukan Führer(Pemimpin Agung).

1935

16 Maret 1935, Jerman melanggar perjanjian Versailles dengan mengadakan wajib militer.

15 September 1935, Warga Yahudi Jerman dicabut kewarganegaraannya melalui dasar Hukum yang baru : "Hukum Nurenberg"

1936

10 Febuari 1936, Gestapo (German Secret State Police of The Nazi) diberikan kebebasan dari hukuman dalam menjalankan Tugasnya.

7 Maret 1936, Hitler merobek-robek perjanjian Versailles yang kemudian disusul dengan didudukinya Rhineland oleh tentara Jerman.

9 Mei 1936, Angkatan Perang Italia mengambil alih Ethiopia.

18 Juli 1936, Perang Saudara di Spanyol meletus antara pihak Republik dengan Nasionalis.

26 Juli 1936, Italia dan Jerman memberikan bantuan kepada Nasionalis Spanyol sedangkan Uni Soviet membantu Republik Spanyol.

1 Agustus 1936, Olimpiade Berlin dimulai.

1 Oktober 1936, Francisco Franco mendeklarasikan diri sebagai kepala negara Spanyol.

18 Oktober 1936, "Four Year Plan" yang dipelopori oleh Hermann Göring dimulai dimana sistem ekonomi Jerman diubah ke sistem produksi Perang.

Februari - Maret 1936, Perang Sino-Jepang, Jepang menginvasi China pada tahun 1931. Pada 1 Maret, Jepang menunjuk Henry Pu Yi menjadi kaisar di Manchukuo, negara boneka bentukan Jepang di Manchuria. Pada 1937, perang telah dimulai ketika Jepang mengambil alih Manchuria.

11 Juni 1936, Pemimpin Uni Soviet Iosif "Joseph" Vissarionovich Stalin memulai pembersihan di dalam tubuh "Red Army" serta membantai sejumlah besar orang-orang yang pernah menjadi tokoh pimpinan partai komunis di masa revolusi 1917 serta membantai 2/3 anggota Central Comittee Partai komunis yang terpilih tahun 1934.

1937


5 November 1937, Hitler mengadakan konferensi rahasia di Ruang Kanselir, ia mengemukakan idenya "Lebensraum" yaitu membutuhkan ruang lingkup yang luas untuk populasi Ras Arya Jerman yang terus tumbuh. Oleh Karena itu dipersiapkan rencana perang untuk menguasai negara-negara Eropa. Konferensi ini dihadiri Menteri Perang Jerman Werner Von Blomberg, Kepala Staff angkatan perang Jerman (Wehrmacht) Werner Von Fritsch, Kepala Staff Angkatan Laut (Kriegsmarine) Erich Raeder, Kepala Staff angkatan udara (Luftwaffe) Herman Göring, Menteri luar negeri Constantin von Neurath, dan Kolonel Friedrich Hossbach. Pertemuan tersebut dikenal dengan nama Konferensi Hossbach atau Hossbach Memorandum.

1938

11 Maret 1938, Hitler memberi ultimatum kepada kanselir Austria Schuschnigg untuk menyerahkan seluruh kekuasaan dan menyatukan Austria ke Jerman atau bersiap menghadapi Invansi, ultimatum ini berlaku sampai pukul 12.00 siang namun diundur sampai 2 jam. Pukul 13.00 atau jam 1 siang Hitler menandatangani perintah untuk mengirim tentara ke Austria. Disusul mundurnya Kanselir Schuschnigg dari kursi pemerintahan Austria. melalui siaran radio ia menyatakan pengunduran dirinya serta mempersilahkan Jerman untuk mengambil alih pemerintahan Austria tanpa pertumpahan darah.

12 Maret 1938, Pagi hari, Wehrmacht (Angkatan Perang Jerman) memasuki Perbatasan Jerman-Austria, mereka tidak mengalami perlawanan dari angkatan perang Austria, bahkan disambut oleh sekitar 200.000 rakyat Austria di Heldenplatz (Alun-Alun Pahlawan).

14 Maret 1938, Hitler berkunjung ke Vienna dan berpidato mendeklarasikan Anschluss (penyatuan Austria kedalam wilayah Jerman)

12 Agustus 1938, Angkatan Perang Jerman memulai mobilisasi massal.

29 September 1938, Perdana Menteri Inggris Neville Chamberlain, Perdana Menteri Perancis Edouard Daladier dan Perdana Menteri Italia Benito Mussolini mengadakan pertemuan di Munich. Kemudian menyetujui dan mentandatangani persetujuan Munich yang isinya memperbolehkan Jerman mengambil alih wilayah Sudetenland Chekoslovakia.

10-15 Oktober 1938, Tentara Jerman mulai masuk dan menduduki Sudetenland.

9 November 1938, Kristallnacht / The Night of Broken Glass dimulai, rumah, toko dan asset orang Yahudi dirampas serta dihancurkan, sekitar 200.000 orang Yahudi pergi meninggalkan Jerman, sisanya terpaksa bersembunyi atau dikirim ke kamp-kamp konsentrasi.

1939

30 Januari 1939, Dalam pidatonya di depan anggota-anggota Reichstag (Parlemen Jerman) Hitler menyatakan "Bunuh Semua Orang Yahudi di Dunia".

15 Maret 1939, Wehrmacht (Angkatan perang Jerman) masuk dan mengambil alih Chekoslovakia.

28 Maret 1939, Perang Saudara di Spanyol selesai, dengan kemenangan Francisco Franco dari kubu Nasionalis, pemerintahan Fasis di Spanyol dimulai.

3 Mei 1939, Joseph Stalin mengganti menteri luar negerinya Maxim Litvinov (orang Yahudi) dengan Vyacheslav Molotov, Untuk membuka hubungan diplomasi dengan Nazi Jerman. Maxim Litvinov di pecat karena membentuk koalisi Anti-Fasis.

22 Mei 1939, Nazi Jerman menandatangani Pakta Baja dengan Italia.

23 Agustus 1939, Nazi Jerman menandatangani perjanjian tidak saling menyerang dengan Uni Soviet. Didalamnya terdapat beberapa pasal rahasia yang diantaranya mengenai Pembagian wilayah Polandia. Perjanjian ini dikenal dengan nama Perjanjian Molotov-Ribbentrop yaitu nama menteri luar kedua negara yang menandatangani perjanjian tersebut (Vyacheslav Molotov dan Joachim von Ribbentrop).

25 Agustus 1939, Inggris serta Polandia menandatangani perjanjian saling bantu-membantu.

31 Agustus 1939, Armada Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) di Mobilisasi. Peng-evakuasi-an penduduk Inggris dari Eropa dimulai dari London.

1 September 1939, Operasi Fall Weiss (Invansi ke Polandia) dijalankan. Kapal Latih Jerman Schleswig Holstein menembaki markas garnisun Polandia di Westerplatte, Pukul 04.45 pagi Tentara Jerman melewati perbatasan Polandia. Pukul 11.00 Hitler dalam sebuah pidato kepada Reichstag (Parlemen) Menyatakan Polandia telah diserbu.

3 September 1939, Inggris, Perancis, Australia dan New Zealand menyatakan perang kepada Jerman, Perang Dunia II pecah.

4 September 1939, Royal Air Force (Angkatan Udara Inggris) mulai menyerang Kriegsmarine (Angkatan Laut Jerman) di Pelabuhan-Pelabuhan Jerman seperti Hamburg, Kiel, dan Bremen.

5 September 1939, Amerika Serikat Menyatakan Netral. Tentara Jerman telah menyebrangi sungai Vistula di Polandia.

10 September 1939, Kanada menyatakan perang kepada Jerman. Permulaan dari Battle of Atlantic dimulai.

14 September 1939, Korps berlapis baja pimpinan Letnan Jendral Heinz Guderian tiba di benteng Brest Litowsk.

17 September 1939, Uni Soviet turut serta menginvansi Polandia. Korps berlapis baja Guderian berhasil mengadakan kontak dengan pasukan tank pelopor Jerman, Gerakan mengurung selesai sudah, hampir semua tentara Polandia telah terkurung.

27 September 1939, Ibukota Polandia Warsawa jatuh ke tangan Jerman setelah di-Bombardir oleh Luftwaffe. Reinhard Heydrich menjadi pemimpin Reichssicherheitshauptamt (RHSA) sebuah organisasi yang dibentuk untuk menyingkirkan semua musuh negara.

28 September 1939, Uni Soviet meminta negara-negara Baltik untuk turut serta dan menandatangani Pakta Pertahanan dan Saling Membantu dengan Uni Soviet (Latvia, Lithuania dan Estonia) semua negara Baltik menyetujuinya.

29 September 1939, Nazi Jerman dan Uni Soviet membagi Polandia sesuai perjanjian Molotov-Ribbentrop.

14 Oktober 1939, Kapal Selam Jerman U-Boot 47 pimpinan Kapitan Leutnant Gunther Prien berhasil memasuki Scapa Flow dan menenggelamkan kapal tempur Inggris Royal Oak.

Oktober 1939, Nazi memulai program Euthanasia dengan kode Aktion T 4. Sebuah program percobaan untuk memurnikan ras Arya, Anak yang dilahirkan tidak memenuhi syarat akan langsung di pulangkan ke akherat termasuk anak Jerman keturunan Yahudi, Gipsy dan Negro.

9 November 1939, Percobaan pembunuhan Hitler oleh Georg Elser dengan menaruh bom waktu di Beer Hall Putsch, Bom Waktu diset untuk meledak 1 jam setelah Hitler mulai memasuki Beer Hall Putsch, mengingat kebiasaan Hitler berpidato ditempat tersebut selama 1,5 jam. Namun tidak biasanya, Hitler setelah 45 menit meninggalkan ruangan tersebut sehingga percobaan pembunuhan gagal.Setelah meletakan bom tersebut ia pergi menuju perbatasan Swiss namun tertangkap oleh tentara Jerman di post perbatasan, lalu diserahkan kepada Gestapo dan mati dalam Kamp Konsentrasi Dachau 9 April 1945.

30 November 1939, Perang Musim Dingin dimulai dengan invasi Finlandia oleh Uni Soviet, . Pada awalnya Finlandia mampu menahan pasukan Uni Soviet meskipun pasukan Soviet memiliki jumlah besar serta dukungan dari armada udara dan lapis baja, karena Soviet banyak kehilangan jendral-jendral yang cakap akibat pembersihan yang dilakukan oleh Stalin pada saat memegang tampuk kekuasaan menggantikan Lenin. Finlandia memberikan perlawanan yang gigih yang dipimpin oleh Baron Carl Gustav von Mannerheim serta rakyat Finlandia yang tidak ingin dijajah. Bantuan senjata mengalir dari negara Barat terutama dari tetangganya Swedia yang memilih netral dalam peperangan itu. Pasukan Finlandia memanfaatkan musim dingin yang beku namun dapat bergerak lincah meskipun kekuatannya sedikit (kurang lebih 300.000 pasukan). Akhirnya Soviet mengerahkan serangan besar besaran dengan 3.000.000 tentara menyerbu Finlandia dan berhasil merebut kota-kota dan beberapa wilayah Finlandia. Sehingga memaksa Carl Gustav untuk mengadakan perjanjian perdamaian. Ketika Hitler menyerang Rusia (Uni Soviet), Hitler juga memanfaatkan pejuang-pejuang Finlandia untuk melakukan serangan ke kota St. Petersburg.

14 Desember 1939, Finlandia meminta Liga Bangsa-bangsa turun tangan guna gencatan senjata, memanggil Soviet ke Geneva. Soviet menolak "Kami tidak perang dengan Finlandia, bagaimana kami dapat menghentikan peperangan itu ? Kami mengadakan hubungan yang bersifat damai dengan pemerintah Demokrat Finlandia. Dengan pemerintah inilah kami telah mengadakan perjanjian persahabatan dan saling membantu" kemudian Uni Soviet dikeluarkan dari Liga Bangsa-bangsa.

1940

Februari 1940: Mesir dan Somaliland, Pertempuran di Afrika Utara bermula, ketika sejumlah kecil pasukan Inggris di Mesir memukul balik serangan pasukan Italia dari Libya yang bertujuan untuk merebut Mesir terutama Terusan Suez yang vital. Tentara Inggris, India, dan Australia melancarkan serangan balik dengan sandi Operasi Kompas (Operation Compass), yang terhenti pada 1941 ketika sebagian besar pasukan Persemakmuran (Commonwealth) dipindahkan ke Yunani untuk mempertahankannya dari serangan Jerman. Tetapi pasukan Jerman yang belakangan dikenal sebagai Korps Afrika di bawah pimpinan Erwin Rommel mendarat di Libya, melanjutkan serangan terhadap Mesir.

9 April 1940, Dengan tiba-tiba Jerman menyerang Denmark dan Norwegia melalui Operasi Weserübung, yang terlihat untuk mencegah serangan Sekutu melalui wilayah tersebut. Pasukan Inggris, Perancis, dan Polandia mendarat di Namsos, Andalsnes, dan Narvik untuk membantu Norwegia. Pada awal Juni, semua tentara Sekutu dievakuasi dan Norwegia-pun menyerah.

10 Mei 1940, Operasi Fall Gelb, invasi Benelux dan Perancis, dilakukan oleh Jerman mengakhiri apa yang disebut dengan "Perang Pura-Pura" (Phony War) dan memulai Pertempuran Perancis. Pada tahap awal invasi, tentara Jerman menyerang Belgia, Belanda, dan Luxemburg untuk menghindari Garis Maginot dan berhasil memecah pasukan Sekutu dengan melaju sampai ke Selat Inggris. Negara-negara Benelux dengan cepat jatuh ke tangan Jerman, yang kemudian melanjutkan tahap berikutnya dengan menyerang Perancis. Pasukan Ekspedisi Inggris (British Expeditionary Force) yang terperangkap di utara kemudian dievakuasi melalui Dunkirk dengan Operasi Dinamo.

Mei 1940, Roosevelt menandatangani sebuah perintah eksekutif yang tidak diterbitkan (rahasia) pada mengijinkan personel militer AS untuk mundur dari tugas, sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam operasi terselubung di China sebagai "American Volunteer Group" (AVG), juga dikenal sebagai Harimau Terbang Chennault. Selama periode tujuh bulan, kelompok Harimau Terbang berhasil menghancurkan sekitar 600 pesawat Jepang, menenggelamkan sejumlah kapal Jepang, dan menghentikan invasi Jepang terhadap Burma

22 Juni 1940, Tentara Jerman tidak terbendung, melaju melewati Garis Maginot sampai ke arah pantai Atlantik, menyebabkan Perancis mendeklarasikan gencatan senjata dan terbentuklah pemerintahan boneka Vichy.

Akhir Juni 1940, Uni Soviet memasuki Latvia, Lituania, dan Estonia serta menganeksasi Bessarabia dan Bukovina Utara dari Rumania. Jerman bersiap untuk melancarkan serangan ke Inggris dan dimulailah apa yang disebut dengan Pertempuran Inggris atau Battle of Britain, perang udara antara AU Jerman Luftwaffe melawan AU Inggris Royal Air Force memperebutkan kontrol atas angkasa Inggris. Jerman berhasil dikalahkan dan membatalkan Operasi Singa Laut atau Seelowe untuk menginvasi daratan Inggris. Hal itu dikarenakan perubahan strategi Luftwaffe dari menyerang landasan udara dan industri perang berubah menjadi serangan besar-besaran pesawat pembom ke London. Sebelumnya terjadi pemboman kota Berlin yang ddasarkan pembalasan atas ketidaksengajaan pesawat pembom Jerman yang menyerang London. Alhasil pilot peswat tempur Spitfire dan Huricane dapt berisirahat. Perang juga berkecamuk di laut, pada Pertempuran Atlantik kapal-kapal selam Jerman (U-Boat) berusaha untuk menenggelamkan kapal dagang yang membawa suplai kebutuhan ke Inggris dari Amerika Serikat.

27 September 1940, ditanda tanganilah pakta tripartit oleh Jerman, Italia, dan Jepang yang secara formal membentuk persekutuan dengan nama (Kekuatan Poros/Axis Alliance).

28 Oktober 1940, Italia menyerbu Yunani pada melalui Albania, tetapi dapat ditahan oleh pasukan Yunani yang bahkan menyerang balik ke Albania. Hitler kemudian mengirim tentara untuk membantu Mussolini berperang melawan Yunani. Pertempuran juga meluas hingga wilayah yang dikenal sebagai wilayah bekas Yugoslavia. Pasukan NAZI mendapat dukungan dari sebagian Kroasia dan Bosnia, yang merupakan konflik laten di daerah itu sepeninggal Kerajaan Ottoman. Namun Pasukan Nazi mendapat perlawanan hebat dari kaum Nasionalis yang didominasi oleh Serbia dan beberapa etnis lainnya yang dipimpin oleh Josip Broz Tito. Pertempuran dengan kaum Nazi merupakan salah satu bibit pertempuran antar etnis di wilayah bekas Yugoslavia pada dekade 1990-an.

1941

Awal 1941: Invasi Uni Soviet, Operasi Barbarossa, invasi Uni Soviet dilakukan oleh Jerman, Pertempuran Stalingrad
Juni 1941, Suriah, Lebanon, Korps Afrika merebut Tobru

17 Juni 1941, Angkatan Darat Australia dan pasukan Sekutu menginvasi Suriah dan Lebanon, merebut Damaskus. Di Irak, terjadi penggulingan kekuasaan atas pemerintah yang pro-Inggris oleh kelompok Rashid Ali yang pro-Nazi. Pemberontakan didukung oleh Mufti Besar Yerusalem, Haji Amin al-Husseini. Oleh karena merasa garis belakangnya terancam, Inggris mendatangkan bala bantuan dari India dan menduduki Irak. Pemerintahan pro-Inggris kembali berkuasa, sementara Rashid Ali dan Mufti Besar Yerusalem melarikan diri ke Iran. Namun kemudian Inggris dan Uni Soviet menduduki Iran serta menggulingkan shah Iran yang pro-Jerman. Kedua tokoh Arab yang pro-Nazi di atas kemudian melarikan diri ke Eropa melalui Turki, di mana mereka kemudian bekerja sama dengan Hitler untuk menyingkirkan orang Inggris dan orang Yahudi. Korps Afrika dibawah Rommel melangkah maju dengan cepat ke arah timur, merebut kota pelabuhan Tobruk. Pasukan Australia dan Inggris di kota tersebut berhasil bertahan hingga serangan Axis berhasil merebut kota tersebut dan memaksa Divisi Ke-8 (Eighth Army) mundur ke garis di El Alamein.

7 Desember 1941, pesawat Jepang dikomandoi oleh Laksamana Madya Chuichi Nagumo melaksanakan serangan udara kejutan terhadap Pearl Harbor, pangkalan angkatan laut AS terbesar di Pasifik. Pasukan Jepang menghadapi perlawanan kecil dan menghancurkan pelabuhan tersebut. AS dengan segera mengumumkan perang terhadap Jepang.Bersamaan dengan serangan terhadap Pearl Harbor, Jepang juga menyerang pangkalan udara AS di Filipina. Setelah serangan ini, Jepang menginvasi Filipina, dan juga koloni-koloni Inggris di Hong Kong, Malaya, Borneo dan Birma, dengan maksud selanjutnya menguasai ladang minyak Hindia Belanda. Seluruh wilayah ini dan daerah yang lebih luas lagi, jatuh ke tangan Jepang dalam waktu beberapa bulan saja. Markas Britania Raya di Singapura juga dikuasai, yang dianggap oleh Churchill sebagai salah satu kekalahan dalam sejarah yang paling memalukan bagi Britania.

8 Desember 1941, pasukan Jepang tiba di Hong Kong, yang kemudian menyebabkan menyerahnya pasukan Inggris pada Hari Natal di bulan itu.

1942

Februari-Maret 1942 Pertempuran Laut Jawa antara armada laut Jepang melawan armada gabungan yang dipimpin oleh Laksamana Karel Doorman. Armada Gabungan sekutu kalah dan Karel Doorman gugur.Jepang menyerbu Batavia (Jakarta) yang akhirnya dinyatakan sebagai kota terbuka, kemudian terus menembus Subang dan berhasil menembus garis pertahanan Lembang-Ciater, kota Bandung yang menjadi pusat pertahanan Sekutu-Hindia Belanda terancam. Sementara di front Jawa Timur, tentara Jepang berhasil menyerang Surabaya sehingga kekuatan Belanda ditarik sampai garis pertahanan Porong.

Mei 1942, Laut Coral, Port Moresby, Midway, Guadalcanal, Pada serangan laut terhadap Port Moresby, Papua Nugini digagalkan oleh pasukan Sekutu dalam Perang Laut Coral. Kalau saja penguasaan Port Moresby berhasil, Angkatan Laut Jepang dapat juga menyerang Australia. Ini merupakan perlawanan pertama yang berhasil terhadap rencana Jepang dan pertarungan laut pertama yang hanya menggunakan kapal induk. Sebulan kemudian invasi Atol Midway dapat dicegah dengan terpecahnya pesan rahasia Jepang, menyebabkan pemimpin Angkatan Laut AS mengetahui target berikut Jepang yaitu Atol Midway. Pertempuran ini menyebabkan Jepang kehilangan empat kapal induk yang industri Jepang tidak dapat menggantikannya, sementara Angkatan Laut AS kehilangan satu kapal induk. Kemenangan besar buat AS ini menyebabkan Angkatan Laut Jepang kini dalam posisi bertahan.

1 Juli 1942, Pertempuran El Alamein Pertama terjadi di antara Pasukan Jerman sudah maju ke yang titik pertahanan terakhir sebelum Alexandria dan Terusan Suez. Namun mereka telah kehabisan suplai, dan pertahanan Inggris dan Persemakmuran menghentikan arah mereka.

Agustus 1942, Pendaratan AS di Pasifik, Namun, dalam bulan Juli penyerangan darat terhadap Port Moresby dijalankan melalui Track Kokoda yang kasar. Di sini pasukan Jepang bertemu dengan pasukan cadangan Australia, banyak dari mereka masih muda dan tak terlatih, menjalankan aksi perang dengan keras kepala menjaga garis belakang sampai tibanya pasukan reguler Australia dari aksi di Afrika Utara, Yunani dan Timur Tengah.

7 Agustus 1942, Pulau Guadalcanal diserang oleh Amerika Serikat. Pada akhir Agustus dan awal September, selagi perang berkecamuk di Guadalcanal, sebuah serangan amfibi Jepang di timur New Guinea dihadapi oleh pasukan Australia dalam Teluk Milne, dan pasukan darat Jepang menderita kekalahan meyakinkan yang pertama.

23 Oktober 1942, Pertempuran El Alamein Kedua terjadi sesudah Bernard Montgomery menggantikan Claude Auchinleck sebagai komandan Eighth Army. Rommel, panglima cemerlang Korps Afrika Tentara Jerman, yang dikenal sebagai "Rubah Gurun", absen pada pertempuran luar biasa ini, karena sedang berada dalam tahap penyembuhan dari sakit kuning di Eropa. Montgomery tahu Rommel absen. Pasukan Persemakmuran melancarkan serangan, dan meskipun mereka kehilangan lebih banyak tank daripada Jerman ketika memulai pertempuran, Montgomery memenangkan pertempuran ini.Sekutu mempunyai keuntungan dengan dekatnya mereka ke suplai mereka selama pertempuran. Lagipula, Rommel hanya mendapat sedikit atau bahkan tak ada pertolongan kali ini dari Luftwaffe, yang sekarang lebih ditugaskan dengan membela angkasa udara Eropa Barat dan melawan Uni Soviet daripada menyediakan bantuan di Afrika Utara untuk Rommel. Setelah kekalahan Jerman di El Alamein, Rommel membuat penarikan strategis yang cemerlang ke Tunisia. Banyak sejarawan berpendapat bahwa berhasilnya Rommel pada penarikan strategis Korps Afrika dari Mesir lebih mengesankan daripada kemenangannya yang lebih awal, termasuk Tobruk, karena dia berhasil membuat seluruh pasukannya kembali utuh, melawan keunggulan udara Sekutu dan pasukan persemakmuran yang sekarang diperkuat oleh pasukan AS.Pasukan Sekutu mendarat, dalam serangan bernama sandi Operasi Obor.

8 November 1942, Operasi Obor (Operation Torch), Afrika Utara Perancis,Untuk melengkapi kemenangan ini, pada dilancarkanlah Operasi Obor (Operation Torch) dibawah pimpinan Jendral Dwight Eisenhower. Tujuan utama operasi ini adalah merebut kontrol terhadap Maroko dan Aljazair melalui pendaratan simultan di Casablanca, Oran, dan Aljazair, yang dilanjutkan beberapa hari kemudian dengan pendaratan di Bône, gerbang menuju Tunisia.Pasukan lokal di bawah Perancis Vichy sempat melakukan perlawanan terbatas, sebelum akhirnya bersedia bernegosiasi dan mengakhiri perlawanan mereka.

1943

Februari 1943, pertahanan Jepang runtuh pada di pulau Guadalcanal

13 Mei 1943, Kalahnya Korps Afrika, Korps Afrika tidak mendapat suplai secara memadai akibat dari hilangnya pengapalan suplai oleh Angkatan Laut dan Angkatan Udara Sekutu, terutama Inggris, di Laut Tengah. Kekurangan persediaan ini dan tak adanya dukungan udara, memusnahkan kesempatan untuk melancarkan serangan besar bagi Jerman di Afrika. Pasukan Jerman dan Italia terjepit diantara pergerakan maju pasukan Sekutu di Aljazair dan Libia. Pasukan Jerman yang sedang mundur terus melakukan perlawanan sengit, dan Rommel mengalahkan pasukan AS pada Pertempuran Kasserine Pass sebelum menyelesaikan pergerakan mundur strategisnya menuju garis suplai Jerman. Dengan pasti, bergerak maju baik dari arah timur dan barat, pasukan Sekutu akhirnya mengalahkan Korps Afrika Jerman pada dan menawan 250.000 tentara Axis.Setelah jatuh ke tangan Sekutu,

April 1943, Seluruh Kepulauan Solomon direbut kembali

10 Juli 1943. Afrika Utara dijadikan batu loncatan oleh sekutu untuk menyerang Sisilia

3 September 1943, Setelah menguasai pulau Sisilia, pasukan Sekutu melancarkan serangan ke Italia

8 September 1943, Italia menyerah

1944
Januari 1944, New Britain dan New Ireland direbut kembali oleh sekutu.

Juni 1944, Serangan Balik Invasi Normandia (D-Day), invasi di Perancis oleh pasukan Amerika Serikat dan Inggris

5 Juni 1944, Pasukan Jerman di Italia terus bertahan melakukan perlawanan. Tetapi Roma akhirnya dapat direbut

Desember 1944, Filipina direbut kembali oleh sekutu

1945

April 1945, ibukota Jerman yaitu Berlin sudah dikepung oleh Uni Soviet

Juni 1945, Serangan besar terakhir di area Pasifik barat daya yaitu kampanye Borneo , yang ditujukan untuk mengucilkan sisa-sisa pasukan Jepang di Asia Tenggara, dan menyelamatkan tawanan perang Sekutu.Kapal selam dan pesawat-pesawat Sekutu juga menyerang kapal dagang Jepang, yang menyebabkan industri di Jepang kekurangan bahan baku. Bahan baku industri sendiri merupakan salah satu alasan Jepang memulai perang di Asia. Keadaan ini semakin efektif setelah Marinir AS merebut pulau-pulau yang lebih dekat ke kepulauan Jepang.Tentara Nasionalis China (Kuomintang) dibawah pimpinan Chiang Kai-shek dan Tentara Komunis China dibawah Mao Zedong.

1 Mei 1945, Adolf Hitler bunuh diri bersama dengan istrinya Eva Braun didalam bunkernya, sehari sebelumnya Adolf Hitler menikahi Eva Braun, dan setelah mati memerintah pengawalnya untuk membakar mayatnya. Setelah menyalami setiap anggotanya yang masih setia. Pada tanggal

2 Mei 1945 , Karl Dönitz diangkat menjadi pemimpin menggantikan Adolf Hitler dan menyatakan Berlin menyerah pada tanggal itu juga. Disusul Pasukan Jerman di Italia. Pasukan Jerman di wilayah Jerman Utara, Denmark dan Belanda menyerah tanggal 4 Mei. Sisa pasukan Jerman dibawah pimpinan Alfred Jodl menyerah tanggal 7 Mei di Rheims, Perancis. Tanggal 8 Mei, penduduk di negara-negara sekutu merayakan hari kemenangan, tetapi Uni Soviet merayakan hari kemenangan pada tanggal 9 Mei dengan tujuan politik.

8 Agustus 1945, Uni Soviet mendeklarasikan perang terhadap Jepang, seperti yang telah disetujui pada Konferensi Yalta, dan melancarkan serangan besar terhadap Manchuria yang diduduki Jepang (Operasi Badai Agustus)

1945: Iwo Jima, Okinawa, bom atom, penyerahan Jepang, Bom atom berjulukan Fat Man, menimbulkan cendawan asap di atas kota Nagasaki, Jepang.Perebutan pulau-pulau seperti Iwo Jima dan Okinawa oleh pasukan AS menyebabkan Kepulauan Jepang berada dalam jangkauan serangan laut dan udara Sekutu. Diantara kota-kota lain, Tokyo dibom bakar oleh Sekutu, dimana dalam penyerangan awal sendiri ada 90.000 orang tewas akibat kebakaran hebat di seluruh kota. Jumlah korban yang tinggi ini disebabkan oleh kondisi penduduk yang padat di sekitar sentra produksi dan konstruksi kayu serta kertas pada rumah penduduk yang banyak terdapat di masa itu.

6 Agustus 1945, bomber B-29 "Enola Gay" yang dipiloti oleh Kolonel Paul Tibbets, Jr. melepaskan satu bom atom Little Boy di Hiroshima, yang secara efektif menghancurkan kota tersebut.

9 Agustus 1945, bomber B-29 "Bock's Car" yang dipiloti oleh Mayor Charles Sweeney melepaskan satu bom atom Fat Man di Nagasaki.

14 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat pada tanggal menanda tangani surat penyerahan pada tanggal 2 September 1945 diatas kapal USS Missouri di teluk Tokyo.

*Akhir Perang:- Sekutu mendaratkan pasukan di PAntai Normandia, 6 Juni 1944
- Jerman menyerah pada Sekutu, Mei 1955
- Tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 Hiroshima dan Nagasaki di bom atom oleh AS.
- 14 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu

*Tanggal 17 Juli-2 Agustus 1945-->Konfrensi Postdam, utk mengakhiri perang:

Isi:
1. Jerman dibagi jadi Jerman Barat dan Jerman Timur
2. Jerman harus membayar pampasan perang
3. Angkatan perang Jerman dikurangi
4. Partai NAZI dihapus
5. Penjahat perang akan dihukum

* 8 September 1951-->Perjanjian San Francisco

Isi:
1. Jepang diperintah oleh tentara pendudukan AS
2. Jepang membayar pampasan perang
3. Daerah yang dikuasai Jepang dikembalikan ke pemiliknya
4. Penjahat perang akan dihukum

Perang Dunia II

1 comments

Rie21 said... @ December 24, 2008 at 5:57 AM

Seoga ga ada lagi perang di dunia ini.

Post a Comment